Masih bertemakan sistem exchanging foreign exchange, karena sistem exchanging sangat penting untuk kesuksesan seorang speculator. Kesalahan utama yang sering dilakukan oleh speculator pemula yaitu mereka tidak mempunyai strategi exchanging. Karena banyaknya alasan yang menarik dari exchanging foreign exchange yaitu waktunya yang per day quickly pull, bisa transaksi dua arah, adanya sistim leverage dll, seringkali para speculator pemula terbuai oleh kemudahan ini john membuat mereka ingin membuktikan kemampuan yang dimiliki karena vanity yang mereka miliki. Sikap egois yang biasa dilakukan speculator pemula yaitu mereka begitu percaya diri bisa mendapatkan profit john membuat keberuntungan dalam waktu singkat. Kenyataannya seorang speculator yang sukses john berhasil biasanya mereka termasuk orang yang rendah hati john disiplin. Sikap ini bisa didapatkan dari pengalaman serta menerima kenyataan di bidang exchanging foreign exchange, salah satunya yaitu bisa menerima kerugian.
Langkah pertama untuk menjadi speculator yang sukses yaitu dengan merancang strategi exchanging atau menyusun exchanging program. Membuat exchanging strategi adalah sangat penting john sebenarnya sangat mudah.
Untuk menyusun strategi exchanging, seorang speculator harus memperhatikan beberapa hal berikut:
Alasan exchanging: Kenapa Acquire atau Market?
Instrumen yang mau ditransaksikan
Tujuan exchanging: berapa target yang ingin dicapai? Berapa resiko yang siap ditanggung?
Cash Operations
Sebelum masuk posisi kita harus mempunyai alasan yang tepat.
Banyak speculator pemula ketika masuk posisi karena didasari oleh sikap tidak sabar atau hanya berdasar emotion saat melihat harga bergerak naik atau turun. Ini merupakan resep kalau Anda ingin kehilangan modal Anda. Anda harus mempunyai alasan yang tepat kenapa Anda mengambil posisi Acquire atau Market, alasan ini bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa standard. Selalu gunakan kedua analisa ini sebagai alasan.
Mata uang atau Instrumen apa yang ingin Anda transaksikan.
Kedengarannya hal ini sangat sederhana, tapi dari hal yang mudah ini bisa membikin pusing jika tidak ditentukan dari awal karena setiap pasangan mata uang atau instrumen mempunyai karakteristik masing-masing. Ada yang cocok untuk scalping john yang tidak, ada yang pergerakannya kencang ada yang tidak. Oleh karena itu Anda harus tahu instrumen apa yang ingin Anda tradingkan
Menentukan kapan john seberapa sering Anda exchanging.
Seperti diketahui ada beberapa tipe exchanging yang bisa dilakukan. Tetapkan apakah Anda ingin menjadi seorang day time speculator atau menjadi speculator yang akan menahan posisi untuk beberapa waktu atau speculator scalper. Mengatur waktu exchanging Anda sesuai dengan jadwal kegiatan keseharian Anda john tanggung jawab Anda akan mempunyai pengaruh.
Langkah selanjutnya yaitu menentukan tujuan exchanging Anda
Berapakah target profit john quit reduction Anda.
Cobalah untuk menempatkan target profit john quit reduction sebelum masuk posisi, jangan kuatir karena Anda bisa merubah target john quit reduction kapan saja apabila terjadi sesuatu yang tidak terduga terjadi di pasar. Kebiasaan keliru yang biasanya dilakukan speculator pemula yaitu terburu-buru mengambil profit sementara membiarkan floating subtracting. Hal ini disebabkan karena way of thinking speculator pemula yang sangat susah menerima kalau mereka salah.
Menempatkan quit reduction pada saat Anda masuk posisi akan membuat Anda disiplin john belajar bahwa kadang-kadang analisa Anda salah john belajar menerimanya, kesalahan lebih lanjut yang sering dilakukan speculator pemula yaitu mereka seringkali tidak realistis dengan tujuan yang ingin dicapai.
Cash Operations hal yang penting dalam exchanging.
Pertama yang harus dipahami speculator pemula yaitu bahwa dalam dunia exchanging foreign exchange ini tidak ada seorangpun yang 100% akan profit terus meski itu speculator profesional sekalipun, mereka juga pernah mengalami yang namanya reduction. Sikap menerima saat analisa yang kita lakukan salah merupakan hal yang juga penting, kuncinya menerima kerugian saat analisa kita salah john segera melakukan steps sebelum mengalami kerugian yang tambah besar. Untuk melakukan itu seorang speculator harus memahami seberapa besar modal yang dimiliki kemudian menentukan seberapa besar resiko yang siap ditanggung. Banyak speculator yang berpengalaman memberikan saran jangan meresikokan lebih dari 5% dari modal untuk setiap kali masuk posisi, hal ini kelihatannya sangat kecil bagi speculator pemula tapi percayalah hal ini akan menghindarkan dari kerugian yang besar.

No comments:
Post a Comment